Archiving Policy

Kebijakan Arsip

JTKD berkomitmen untuk melestarikan semua konten yang telah dipublikasikan demi aksesibilitas jangka panjang dan referensi di masa mendatang.

Metode Preservasi:
Arsip CLOCKSS: Jaringan preservasi terdistribusi
Sistem LOCKSS: Lots of Copies Keep Stuff Safe (Banyak Salinan Menjaga Keamanan Konten)
Cadangan Lokal: Beberapa lokasi server yang aman
Repositori Institusi: Arsip digital penerbit

Lokasi Arsip:
1. Server utama penerbit
2. Node CLOCKSS yang terdistribusi secara geografis
3. Server perpustakaan jaringan LOCKSS
4. Depositori perpustakaan nasional (sesuai ketentuan)

Konten yang Diarsipkan:
• Artikel teks lengkap (PDF, HTML)
• Materi tambahan
• Metadata dan indeks
• Edisi jurnal lengkap

Jaminan Akses:
• URL permanen (DOI) dipelihara
• Migrasi konten seiring perkembangan format
• Protokol pemulihan bencana
• Komitmen ketersediaan 99,9%

Self-Archiving oleh Penulis:
Penulis dapat mengarsipkan:
• Preprint: Kapan saja sebelum publikasi
• Versi yang diterima: Segera setelah penerimaan
• Versi yang dipublikasikan: Di bawah lisensi CC BY 4.0

Deposito Repositori:
Repositori yang direkomendasikan:
• Zenodo (penelitian umum)
• Figshare (data dan gambar)
• arXiv (preprint)
• Repositori institusi

Standar Preservasi Digital:
• Sesuai dengan OAI-PMH
• Metadata Dublin Core
• Format PDF/A untuk keterbacaan jangka panjang
• Pemeriksaan integritas rutin

Kontak untuk Masalah Pengarsipan:
Email: [Alamat Email Pengelola Arsip]
Respon: Dalam 3 hari kerja

JTKD memastikan penelitian Anda tetap dapat diakses oleh generasi mendatang melalui strategi preservasi digital yang kuat.