Screening for Plagiarism Policy

Kebijakan Skrining Plagiarisme

LENKA menerapkan kebijakan ketat terhadap plagiarisme untuk memastikan integritas dan orisinalitas semua karya yang dipublikasikan di bidang radiologi dan teknologi pencitraan medis.

Definisi Plagiarisme:
Plagiarisme mencakup namun tidak terbatas pada:
• Menyalin karya orang lain tanpa kutipan yang benar
• Self-plagiarism (menggunakan kembali karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan)
• Parafrasa tanpa atribusi
• Penggunaan data, ide, atau teks tanpa izin
• **Penggunaan gambar radiologi atau citra medis milik orang lain tanpa izin dan atribusi yang tepat**
• **Mereproduksi protokol pencitraan atau parameter teknis tanpa menyebutkan sumber asli**
• **Menginterpretasi ulang gambar orang lain dan menyajikannya sebagai temuan baru tanpa kredit**

Proses Skrining:

1. Skrining Awal:
• Semua kiriman diperiksa menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme untuk teks
• Gambar radiologi diperiksa secara manual oleh editor untuk mendeteksi potensi duplikasi atau penggunaan tanpa izin
• Ambang batas kemiripan teks: 15% (tidak termasuk referensi)
• Tinjauan manual terhadap bagian yang ditandai, termasuk pemeriksaan sumber gambar

2. Perangkat Lunak yang Digunakan:
• iThenticate (utama untuk pemeriksaan teks)
• Turnitin (tambahan)
• Verifikasi manual oleh editor, termasuk pemeriksaan duplikasi gambar
• Pencarian gambar menggunakan tools deteksi duplikasi citra jika diperlukan

Panduan Tingkat Kemiripan:

Dapat Diterima: <15% kemiripan (dikutip dengan benar)
Masalah Minor: 15–25% kemiripan (memerlukan revisi dan perbaikan kutipan)
Masalah Mayor: 25–40% kemiripan (revisi signifikan diperlukan, evaluasi ulang oleh editor)
Tidak Dapat Diterima: >40% kemiripan (penolakan segera)

Jenis Plagiarisme yang Diperiksa:

• Plagiarisme teks (penyalinan langsung)
• Plagiarisme ide (konsep tanpa kredit)
• Self-plagiarism (publikasi berulang)
• Plagiarisme terjemahan (disalin dari sumber non-Inggris)
• **Plagiarisme gambar radiologi** (menggunakan gambar orang lain tanpa izin)
• **Duplikasi gambar** (mengirimkan gambar yang sama ke jurnal berbeda)
• **Manipulasi gambar** (mengubah gambar orang lain dan mengklaim sebagai milik sendiri)

Ketentuan Khusus untuk Gambar Radiologi:

• Semua gambar radiologi harus merupakan hasil asli dari penelitian yang dilaporkan
• Jika menggunakan gambar dari publikasi sebelumnya atau dari institusi lain, izin tertulis harus diperoleh dan atribusi jelas dicantumkan
• Gambar yang dipublikasikan sebelumnya tidak dapat digunakan ulang tanpa pengungkapan penuh dan justifikasi ilmiah
• Manipulasi gambar (seperti peningkatan kontras berlebihan, cropping tanpa keterangan) yang mengubah interpretasi asli dianggap sebagai pelanggaran etika
• Penulis harus menyimpan file asli gambar untuk verifikasi jika diperlukan

Tanggung Jawab Penulis:

• Memastikan semua sumber teks dikutip dengan benar
• Menggunakan tanda kutip untuk kutipan langsung
• Mendapatkan izin untuk materi berhak cipta, termasuk gambar radiologi dari sumber lain
• Mengungkapkan publikasi konten sebelumnya, termasuk gambar yang pernah dipublikasikan
• Menyediakan informasi lengkap tentang asal-usul gambar radiologi (institusi, pasien anonim, parameter akuisisi)
• Menyatakan bahwa semua gambar adalah asli dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali dinyatakan lain)

Konsekuensi Plagiarisme:

Sebelum Publikasi:
• Kasus minor (kutipan tidak lengkap): Dikembalikan untuk revisi
• Kasus mayor (plagiarisme signifikan): Penolakan segera
• Kasus serius (penggunaan gambar ilegal): Penolakan dan larangan pengiriman untuk periode tertentu
• Pelanggaran berulang: Larangan permanen publikasi di jurnal

Setelah Publikasi:
• Investigasi oleh dewan redaksi
• Retraksi (penarikan artikel) jika plagiarisme terbukti, dengan pemberitahuan publik
• Pemberitahuan ke institusi penulis dan penyandang dana
• Penghapusan dari basis data dan arsip jurnal
• Pencatatan pelanggaran dalam basis data etika publikasi

Proses Banding:
Penulis dapat mengajukan banding atas keputusan plagiarisme dengan memberikan:
• Materi sumber asli yang membuktikan kepemilikan
• Penjelasan terperinci tentang dugaan kesalahan
• Bukti atribusi yang benar atau izin penggunaan
• Data pendukung lain yang relevan

Langkah-langkah Pencegahan:

• Edukasi penulis tentang kutipan yang benar dan etika penggunaan gambar
• Panduan jelas yang disediakan dalam petunjuk penulis
• Pelatihan editor dalam deteksi plagiarisme teks dan gambar
• Pembaruan kebijakan secara berkala sesuai standar internasional
• Sosialisasi tentang pentingnya orisinalitas gambar radiologi

Melaporkan Dugaan Plagiarisme:
Pembaca, reviewer, atau pihak lain dapat melaporkan dugaan plagiarisme ke:
Email: [Alamat Email Ketua Dewan Redaksi]
Sertakan: DOI artikel, detail masalah (teks atau gambar), bukti pendukung, dan informasi kontak pelapor (dapat dirahasiakan atas permintaan)

LENKA berkomitmen untuk menjaga integritas akademik melalui skrining plagiarisme yang ketat di semua tahap publikasi, dengan perhatian khusus pada orisinalitas gambar radiologi yang merupakan inti dari publikasi di bidang pencitraan medis.