Open Access Policy

Kebijakan Akses Terbuka

LENKA : Jurnal Medika Nusantara adalah jurnal akses terbuka penuh (full open access) tanpa hambatan untuk mengakses atau menggunakan ulang konten, sejalan dengan prinsip penyebaran pengetahuan kedokteran yang cepat dan luas untuk kepentingan kesehatan masyarakat.

Prinsip-prinsip Utama:

Akses Gratis: Semua artikel tersedia secara bebas daring untuk dibaca, diunduh, dan dibagikan oleh siapa pun, di mana pun, tanpa registrasi atau berlangganan
Tanpa Biaya: Tidak ada biaya pengiriman naskah, biaya pemrosesan artikel (bebas APC), atau biaya publikasi lainnya bagi penulis
Lisensi Terbuka: Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi 4.0 (CC BY 4.0) untuk semua konten yang dipublikasikan
Hak Penulis: Penulis mempertahankan hak cipta penuh atas karya mereka

Ketentuan Lisensi (CC BY 4.0):
Siapa pun dapat:
Membagikan – menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun
Mengadaptasi – menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk untuk kepentingan komersial
Menggunakan secara komersial – termasuk untuk pengembangan produk kesehatan, pelatihan tenaga medis, atau keperluan industri farmasi
Dengan Atribusi: Kredit harus diberikan kepada penulis asli dengan mencantumkan kutipan yang sesuai, tautan ke lisensi, dan indikasi jika ada perubahan yang dilakukan

Izin bagi Penulis:
• Mengunggah versi pracetak (preprint) ke repositori seperti medRxiv atau arXiv kapan saja sebelum atau setelah publikasi
• Menyimpan naskah yang telah diterima (accepted manuscript) di repositori institusi atau personal
• Membagikan versi yang telah dipublikasikan (published version) secara bebas melalui saluran apa pun, termasuk media sosial akademik dan presentasi konferensi
• Menggunakan kembali karya sendiri untuk publikasi berikutnya, buku, atau bahan ajar dengan menyertakan kutipan yang tepat

Data Terbuka:
Penulis sangat didorong untuk membagikan data penelitian, termasuk dataset klinis yang telah dianonimkan, kuesioner, protokol penelitian, dan materi pendukung lainnya di repositori publik seperti Zenodo, Figshare, Dryad, atau repositori institusi. Hal ini mendukung reproduktibilitas, transparansi ilmiah, dan mempercepat kemajuan ilmu kedokteran.

Preservasi Digital:
Semua konten diarsipkan dengan sistem CLOCKSS dan LOCKSS untuk memastikan akses permanen dan pelestarian jangka panjang, termasuk artikel, gambar klinis, dan materi tambahan. Jurnal juga bekerja sama dengan perpustakaan nasional dan repositori digital untuk menjaga keberlangsungan akses.

Manfaat Akses Terbuka bagi Bidang Kedokteran:
• Visibilitas dan sitasi lebih tinggi bagi penulis, memperluas dampak penelitian
• Akses gratis bagi semua pembaca di seluruh dunia, termasuk tenaga kesehatan di daerah terpencil dengan sumber daya terbatas
• Diseminasi penelitian yang lebih cepat untuk mendukung praktik berbasis bukti (evidence-based practice)
• Mempercepat penerapan temuan penelitian ke dalam praktik klinis dan kebijakan kesehatan
• Mendukung pendidikan kedokteran berkelanjutan bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya
• Kepatuhan terhadap mandat lembaga pendana penelitian dan kebijakan open science global

Kepatuhan terhadap Pendanaan:
Kebijakan akses terbuka LENKA memenuhi persyaratan lembaga pendanaan utama termasuk Plan S, serta mendukung prinsip-prinsip akses terbuka yang ditetapkan oleh organisasi kesehatan global seperti WHO dan badan penelitian nasional.

Kebijakan Khusus untuk Data Pasien:
Meskipun akses terbuka mendorong penyebaran seluas-luasnya, privasi dan kerahasiaan pasien tetap menjadi prioritas utama. Data pasien yang dibagikan sebagai data terbuka harus melalui proses anonimisasi yang ketat dan mematuhi peraturan perlindungan data yang berlaku. Penulis bertanggung jawab penuh untuk memastikan bahwa data yang dibagikan tidak melanggar privasi subjek penelitian.

LENKA : Jurnal Medika Nusantara berkomitmen terhadap akses terbuka yang berkelanjutan tanpa hambatan finansial bagi penulis atau pembaca, dengan tujuan mempercepat kemajuan ilmu kedokteran dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia dan negara-negara tropis lainnya melalui penyebaran pengetahuan yang bebas dan adil.